Sering kali tanpa kita sadari,begitu banyak kecelakaan dijalan raya,baik yang kecelakaan tunggal maupun tabrak beruntun.Faktor utama kecelakaan mobil,adalah pengemudi mengantuk atau,stamina dan kondisi badan yang tidak fit saat mengemudi.
Beberapa tips menurut Teraskompaz,agar kondisi badan tetap segar saat mengemudi adalah :
1. Makan dan minum secukupnya sebelum mengemudi
2. Tambah vitamin atau suplemen makanan,agar tetap fit
3. Jangan minum alkohol atau minuman yang bersifat merangsang adrenalin.
4. Beristirahatlah bila merasa lelah,atau ngantuk
5. lakukan senam sederhana,seperti geleng kepala,memutar kepala,atau,gerakan lainnya sekitar leher dan kepala.
6. Sedia air minum secukupnya,bila perlu siapkan makanan kecil
7. Jangan memakai sabuk (bila memakai) terlalu kencang,sehingga,pernafasan tidak terganggu.
8. Jangan melamun..tetap konsentrasi
9. tidur secukupnya,bila hendak berpergian jauh.
10. Dan yang paling utama,berdoa sebelum berkendara.
11. …………..tambah kan yahhh……
Selasa, 06 September 2011
Cara Aman Mengemudi Jarak Jauh bagi Wanita
1. Pastikan rute yang akan dilalui
Memastikan rute tidak hanya sebatas menentukan arah dan jalan yang biasa dilalui oleh pengemudi lain. Namun, Anda juga wajib memastikan bahwa rute tersebut memiliki tingkat keamanan - baik kondisi jalan maupun aman dari aksi kejahatan - yang lebih dibanding rute alternatif.
“Keamanan bukan hanya aman dari aksi kejahatan, tetapi juga aman dari risiko kecelakaan atau kemungkinan mobil mengalami gangguan,” ujar Hendra.Selain itu, memastikan bahwa di sepanjang rute terdapat beberapa fasilitas yang mendukung perjalanan. “Misalnya cukup tersedia stasiun pompa bensin, bengkel, dan pos atau kantor polisi,” kata Hendra.Bila Anda terpaksa harus melalui jalan itu, maka pastikan bahwa rute tersebut maka pastikan bahan bakar yang ada di tangki mobil masih mencukupi hingga stasiun pompa terdekat. Syukur-syukur bila Anda bisa menghemat konsumsi bahan bakar mobil.Untuk memastikan rite tersebut sebaiknya membaca peta terlebih dahulu, kemudian menentukan rute yang aman, terdekat, serta tidak mengganggu kenyamanan berkendara.
2. Periksa tekanan angin ban dan kondisi mesin
Sebagai langkah mengantisipasi mobil kehabisan bahan bakar dan kemungkinan mogok di tengah jalan, sangat disarankan untuk memeriksa tekanan angin ban dan kondisi mesin. Ban yang bertekanan angin kurang dari standar, selain menjadikan mobil boros bahan bakar juga menjadikan ban rawan bocor, bahkan kecelakaan karena ban pecah.
“Bila kehabisan bahan bakar atau ban bocor di jalur yang sepi berpotensi mengundang minat orang jahat. Begitu pun saat mobil mogok,” terang Hendra.Bagian mesin yang perlu diperiksa antara lain, aki, air radiator, serta beberapa kabel kelistrikan. Untuk memeriksa bagian-bagian itu tidak harus melepas atau membuka satu per satu bagian, tetapi cukup memanasi mesin mobil beberapa saat sebelum melakukan perjalanan.Pemeriksaan itu wajib dilakukan. Pasalnya, sebagian besar wanita cenderung mengabaikan bagian tersebut, karena mereka kurang tertarik mesin, ban, dan kabel kelistrikan.
3. Hindari mengemudi secara agresif
Kata agresif yang dimaksud disini adalah memacu mobil dengan kecepatan yang tidak konstan, serta melakukan manuver yang tidak perlu. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, cara mengemudi seperti itu juga cenderung menjadikan mobil boros bahan bakar.Akibatnya mobil pun kehabisan bahan bakar di tengah jalan. Bahkan, tidak sedikit diantara para pengemudi wanita yang berperilaku seperti itu mendapati mobilnya mogok di tengah perjalanan karena permasalahan di mesin.
4. Pakailah pakaian yang nyaman untuk bergerak
Memakai rok atau celana jeans yang ketat, akan membatasi keleluasaan Anda dalam bergerak. Terlebih bila Anda melakukan berbagai gerakan manuver di tengah perjalanan.
“Kesulitan akan semakin banyak Anda temui bila harus keluar masuk mobil. Karena itu gunakan pakaian yang memberikan keleluasaan,” saran Hendra.
5. Siapkan peralatan darurat, makanan, dan minuman
Beberapa bekal yang wajib Anda persiapkan adalah peralatan darurat bila mobil mengalami masalah di tengah perjalanan. Lampu senter, nerbagai ukuran kunci pa, kunci roda, dongkrak, adalah beberapa peralatan yang wajib Anda lakukan.Selain itu, sangat disarankan Anda membawa makanan dan minuman. Hal itu untuk berjaga-jaga bila perut Anda keroncongan dan kehausan, sementara Anda tidak menemukan tempat makan atau mnium yang benar-benar aman dan nyaman.
6. Bawalah alat komunikasi dan peta
Alat komunikasi dan peta merupakan dua barang yang tidak boleh ketinggalan. Begitu pun dengan peta. Hal itu untuk mengantisipasi bila terjadi kemacetan atau kondisi darurat lainnya, sehingga Anda mau tidak mau harus mengambil jalur alternatif.Pada saat itulah Anda harus melihat peta. Setelah itu hubungilah teman, saudara, atau kenalan yang pernah melalui jalan itu untuk memastikan kondisi jalan dan keamanannya.Jangan lupa untuk mencatat nomor-nomor telepon penting seperti kantor polisi dan lembaga bantuan lainnya. “Yang pasti nomor telepon orang-orang terdekat Anda,” ujar Hendra mewanti-wanti.
“CARA MERAWAT VELG (PELEK)”
Sepanjang musim hujan berlangsung, kebersihan dan kondisi velg (pelek) -- khususnya dari jenis aluminium -- tentu banyak mengalami gangguan. Tak saja berakibat meredupnya kilau, ancaman korosi dan munculnya flek sering tidak dapat dihindari.
- Bersihkan velg dengan menyemprotkan air bertekanan dan bilas kemudian setelah menyabunnya pada seluruh permukaan. Gunakan sikat gigi bekas untuk membantu menghilangkan kotoran pada bagian pinggir dan lekukan velg. Setelah mengeringkan dengan kain lap halus, velg yang utuh perlu dipoles untuk mengembalikan kilaunya.
- Jangan mudah memutuskan untuk menggosok velg dengan bahan kimia yang memiliki daya abrasif tinggi (antara lain seperti senyawa chrome polish, rubbing compound, ordinary wax yang memang dibuat untuk mengkilapkan cat bodi). Bila itu dilakukan, velg aluminium justru tak bakal kinclong, walaupun beberapa flek bisa segera hilang dengan hanya beberapa kali usap.
- Bila velg telah kehilangan lapisan antikarat, Anda boleh membersihkan permukaan velg dengan senyawa kimia seperti kompon atau mag wheel polish. Setelah bersih, idealnya velg jenis ini Anda lapisi dengan cat baru setelah sebelumnya diampelas rata pada seluruh permukaannya. Ini akan membantu menahan serangan korosi yang semakin meningkat di musim hujan.
- Sementara terhadap velg yang tak dilapisi bahan anti karat, disarankan untuk segera menutupinya dengan cat baru lengkap dengan lapisan vernisnya. Ini penting karena tingkat korositas akibat serangan garam dan kelembaban jalanan akan semakin tinggi di musin hujan seperti sekarang.
- Bersihkan pula sisi dalam velg karena bagian ini sering luput dari pandangan sekilas mata. Endapan kotoran di bagian ini -- khususnya akibat proses kerja rangkaian rem -- biasanya lebih bersifat korosif. Kotoran yang menempel di sisi ini biasanya juga lebih sukar dibersihkan karena velg aluminium lebih rentan terhadap serangan 'remah-remah' logam lain.
“CARA MEMASANG HELM DENGAN BENAR”
Bagian kepala melekat rapat
Pada helm terdapat label ukuran mulai dari XS, S, M, L, XL, dan XXL. Huruf-huruf tersebut bukan menandakan besarnya benda pelindung kepala itu, melainkan lingkar rongga helm yang disesuaikan dengan lingkar kepala si pemakai.
Ukuran "S" direkomendasi untuk yang mempunyai lingkar kepala 56-57 cm, sedangkan "M" = 58 cm, "L" = 59-60 cm, "XL" = 61-62 cm, dan "XXL" = 62-64 cm. "Sejumlah produk di berbagai negara, ada yang beda tapi sedikit. Seperti 'S' ada juga yang 59 cm dan 'L' ada yang 61 cm," ungkap Hendry Tejakusuma,
Pemakaian helm dengan ukuran yang benar bisa dilihat dari beberapa indikasi. Pertama, semua permukaan melekat rapat di kepala, tetapi tidak sampai terasa sakit atau dipaksa masuk. Kemudian, tidak terlalu menekan, juga jangan terlalu longgar.
Ketika kepala masuk, pipi sedikit seperti tertekan (jangan sampai menggangu konsentrasi). Setelah itu, coba dorong ke kiri dan kanan, jika bergesernya dengan mudah berarti ukurannya kebesaran. Satu lagi, coba dorong helm (pakai jempol dari bawah dagu) dan tarik. Jika goyangannya lebih dari 45 derajat, berarti ukurannya terlalu besar alias longgar.
Terakhir, rasakan pandangan mata. Gerakkan mata ke kiri dan kanan, jika ada yang mengganggu, itu menandakan bahwa ukurannya kebesaran.
Pada helm terdapat label ukuran mulai dari XS, S, M, L, XL, dan XXL. Huruf-huruf tersebut bukan menandakan besarnya benda pelindung kepala itu, melainkan lingkar rongga helm yang disesuaikan dengan lingkar kepala si pemakai.
Ukuran "S" direkomendasi untuk yang mempunyai lingkar kepala 56-57 cm, sedangkan "M" = 58 cm, "L" = 59-60 cm, "XL" = 61-62 cm, dan "XXL" = 62-64 cm. "Sejumlah produk di berbagai negara, ada yang beda tapi sedikit. Seperti 'S' ada juga yang 59 cm dan 'L' ada yang 61 cm," ungkap Hendry Tejakusuma,
Pemakaian helm dengan ukuran yang benar bisa dilihat dari beberapa indikasi. Pertama, semua permukaan melekat rapat di kepala, tetapi tidak sampai terasa sakit atau dipaksa masuk. Kemudian, tidak terlalu menekan, juga jangan terlalu longgar.
Ketika kepala masuk, pipi sedikit seperti tertekan (jangan sampai menggangu konsentrasi). Setelah itu, coba dorong ke kiri dan kanan, jika bergesernya dengan mudah berarti ukurannya kebesaran. Satu lagi, coba dorong helm (pakai jempol dari bawah dagu) dan tarik. Jika goyangannya lebih dari 45 derajat, berarti ukurannya terlalu besar alias longgar.
Terakhir, rasakan pandangan mata. Gerakkan mata ke kiri dan kanan, jika ada yang mengganggu, itu menandakan bahwa ukurannya kebesaran.
7 Tips Berkendara Motor Yang Aman
1. Selalu Pastikan Motor layak Jalan
Pastikan bagian motor mulai dari Rem , Lampu-lampu (indokator), Spion, Mesin, dan Chasis berfungsi dengan benar
2. Gunakan Pelindung diri
Pelindung diri meliputi Helm (Minimal berstandart SNI), Jaket, Sarung tangan
3. Selalu Patuhi Rambu-Rambu lalu lintas
Dengan mematuhi rambu lalu lintas selain nyawa kita selamat, dompet kita juga pasti aman
4. Selalu menjaga Jarak
Jaga jarak dengan pengendara lainnya, terutama yang bermuatan besar
5. Selalu Siap Untuk Kecelakaan
Hal ini untuk mengingatkan kita untuk selalu waspada di jalan terutama di belokan, simpangan, tanjakan dan jalan-jalan yang ramai seperti pasar atau sekolah
6. Bila mungkin hindari berkendara di malam hari
Tapi kalau mengharuskan berkendara dimalam hari usahakan untuk selalu terlihat dengan memasang stiker skotlet dikendaraan dan helm kita
7. Selalu Hormati Pengendara dan pengguna jalan lainnya
Pastikan bagian motor mulai dari Rem , Lampu-lampu (indokator), Spion, Mesin, dan Chasis berfungsi dengan benar
2. Gunakan Pelindung diri
Pelindung diri meliputi Helm (Minimal berstandart SNI), Jaket, Sarung tangan
3. Selalu Patuhi Rambu-Rambu lalu lintas
Dengan mematuhi rambu lalu lintas selain nyawa kita selamat, dompet kita juga pasti aman
4. Selalu menjaga Jarak
Jaga jarak dengan pengendara lainnya, terutama yang bermuatan besar
5. Selalu Siap Untuk Kecelakaan
Hal ini untuk mengingatkan kita untuk selalu waspada di jalan terutama di belokan, simpangan, tanjakan dan jalan-jalan yang ramai seperti pasar atau sekolah
6. Bila mungkin hindari berkendara di malam hari
Tapi kalau mengharuskan berkendara dimalam hari usahakan untuk selalu terlihat dengan memasang stiker skotlet dikendaraan dan helm kita
7. Selalu Hormati Pengendara dan pengguna jalan lainnya
“CARA MERAWAT REM CAKRAM”
1. Mengganti minyak rem
Cairan ini sangat penting bagi kinerja rem cakram. Pasalnya, kinerja rem ini sangat mengandalkan piston yang berada di pada master rem. Master rem bertugas menggerakan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, di saat pengendara motor menarik tuas rem.
“Sedangkan ampuh tidaknya piston dalam menjalankan tugas tergantung pompa hidraulik bekerja mengalirkan minyak rem”.
2. Bersihkan kaliper
Caranya, lepaskan kaliper rem dari shock breaker dan lepas kabel rem dengan cermat. Kemudian lepas bantalan rem dan bersihkan bagian permukaan dengan sikat kawat atau kertas ampelas.
Setelah selesai, gunakan kompresor udara atau semprot dengan air bertekanan tinggi untuk membersihkan sisa-sisa kotoran, terutama di bagian-bagian yang tidak terjangkau. Kemudian keringkan, hingga tidak ada air yang tersisa.
3. Pastikan kaliper masih normal
Kaliper itu jarang sekali rusak. Namun, ada kemungkinan pemasangannya yang tidak tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu.
Bila kondisi goyah atau bergetar, maka peranti yang berfungsi untuk mencengkeram pringan cakram saat pengendara motor menarik tuas rem itu, akan cepat aus. Pasalnya, bagian-bagian tertentu dari kaliper akan bergesekan terus menerus dengan piringan cakram.
Sehingga saat motor digeber jalannya seperti tersendat-sendat. “Kaliper akan cepat aus, begitu pula dengan cakram, permukaannya tidak rata lagi karena ada bagian-bagian tertentu yang terus-terusan bergesekan dengan kaliper meskipun tidak dilakukan pengereman.”
Cairan ini sangat penting bagi kinerja rem cakram. Pasalnya, kinerja rem ini sangat mengandalkan piston yang berada di pada master rem. Master rem bertugas menggerakan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, di saat pengendara motor menarik tuas rem.
“Sedangkan ampuh tidaknya piston dalam menjalankan tugas tergantung pompa hidraulik bekerja mengalirkan minyak rem”.
2. Bersihkan kaliper
Caranya, lepaskan kaliper rem dari shock breaker dan lepas kabel rem dengan cermat. Kemudian lepas bantalan rem dan bersihkan bagian permukaan dengan sikat kawat atau kertas ampelas.
Setelah selesai, gunakan kompresor udara atau semprot dengan air bertekanan tinggi untuk membersihkan sisa-sisa kotoran, terutama di bagian-bagian yang tidak terjangkau. Kemudian keringkan, hingga tidak ada air yang tersisa.
3. Pastikan kaliper masih normal
Kaliper itu jarang sekali rusak. Namun, ada kemungkinan pemasangannya yang tidak tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu.
Bila kondisi goyah atau bergetar, maka peranti yang berfungsi untuk mencengkeram pringan cakram saat pengendara motor menarik tuas rem itu, akan cepat aus. Pasalnya, bagian-bagian tertentu dari kaliper akan bergesekan terus menerus dengan piringan cakram.
Sehingga saat motor digeber jalannya seperti tersendat-sendat. “Kaliper akan cepat aus, begitu pula dengan cakram, permukaannya tidak rata lagi karena ada bagian-bagian tertentu yang terus-terusan bergesekan dengan kaliper meskipun tidak dilakukan pengereman.”
“CARA MERAWAT MOTOR”
Cek Kondisi Oli
Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara berkala dan gunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Cek Kondisi Aki
Jangan biarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan Aki pada pagi hari.
Periksa Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus.
Periksa Kabel Koil dan Busi
Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan Arus listrik ke busi. Cepat ganti kabel yang kelihatannya sudah cukup umur dan banyak terlihat keretakan dan pengerasan pada kabel. Jangan lupa perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.
Perhatikan Selang Bensin
Selang bensin ke karburator juga merupakanm komponen yang layak diperhatikan. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis dan mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu Sistem pembakaran.
Panaskan Mesin paling lama 2 Menit
Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit agar sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning.
Periksa tekanan angin ban
Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang Ban motor rusak.
Gunakan Selalu Sparepart Asli
Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi daya tahan kurang
Langganan:
Postingan (Atom)







